Tuesday, 12 October 2010 12:39 Admin Istrator
Print PDF

Diareatau gastroenteritis (GE) adalah suatu infeksi usus yang menyebabkan keadaanfeses bayi encer dan/atau berair, dengan frekuensi lebih dari 3 kali perhari,dan kadang disertai muntah. Muntah dapat berlangsung singkat, namun diare bisaberlanjut sampai sepuluh hari.Pada banyak kasus, pengobatan tidak diperlukan.Bayi usia sampai enam bulan dengan diare dapat terlihat sangat sakit, akibat terlalu banyak cairan yang dikeluarkannya.

JENISDIARE

 Penatalaksanaan diarebergantung pada jenis klinis penyakitnya, yang dengan mudah ditentukan saatanak pertama kali sakit. Pemeriksaan laboratorium tidak diperlukan. Empat jenisklinis diare antara lain:

  • Diare akut bercampur air (termasuk kolera) yang berlangsung selama beberapa jam/hari: bahaya utamanya adalah dehidrasi, juga penurunan berat badan jika tidak diberikan makan/minum
  • Diare akut bercampur darah (disentri): bahaya utama adalah kerusakan usus halus (intestinum), sepsis (infeksi bakteri dalam darah) dan malnutrisi (kurang gizi), dan komplikasi lain termasuk dehidrasi.
  • Diare persisten (berlangsung selama 14 hari atau lebih lama): bahaya utama adalah malnutrisi (kurang gizi) dan infeksi serius di luar usus halus, dehidrasi juga bisa terjadi.
  • Diare dengan malnutrisi berat (marasmus atau kwashiorkor): bahaya utama adalah infeksi sistemik (menyeluruh) berat, dehidrasi, gagal jantung, serta defisiensi (kekurangan) vitamin dan mineral.

 MENGAPA DIARE BERBAHAYA

Diaremenyebabkan kehilangan garam (natrium) dan air secara cepat, yang sangatpenting untuk hidup. Jika air dan garam tidak digantikan cepat, tubuh akanmengalami dehidrasi. Kematian terjadi jika kehilangan sampai 10% cairan tubuh.Diare berat dapat menyebabkan kematian.

PENATALAKSANAAN

 Anakdengan diare ringan dapat dirawat di rumah. Penatalaksanaan yang utama adalahmenjaga agar asupan cairannya tercukupi, yaitu dengan memastikan anak tetapminum. Cairan ini dibutuhkan untuk menggantikan cairan yang hilang lewat muntahataupun diare. Cairan sangat penting untuk diberikan, bahkan bila diarebertambah buruk.

Janganberikan obat yang dapat mengurangi muntah atau diare. Obat-obatan itu tidakberguna dan berbahaya.

Berikansedikit cairan namun sering. Berikan cairan semulut penuh setiap 15 menitsekali, hal ini baik diberikan untuk anak anda yang sering muntah.  

HAL PENTING YANG HARUSDIINGAT

  • Bayi dan anak kecil mudah mengalami dehidrasi, oleh karena itu mereka butuh cairan yang diberikan sedikit namun sering.
  • Bayi berusia di bawah enam bulan dengan diare perlu diperiksa oleh dokter setelah 6-12 jam penanganan diare.
  • Beri minum setiap kali bayi muntah. Tetap berikan ASI untuk bayi yang masih menyusui. Bagi bayi yang minum susu formula, susu tetap diberikan sampai lebih dari 12-24 jam.
  • Berikan anak yang lebih besar satu cangkir (150-200 ml) cairan untuk setiap muntah banyak atau diare.
  • Teruskan pemberian makanan jika anak anda masih mau makan. Jangan sampai anak tidak mendapat asupan makanan sama sekali dalam 24 jam.
  • Bayi atau anak anda sangat infeksius, jadi cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air hangat, khususnya sebelum memberi makan dan sesudah mengganti popok atau celana.
  • Pisahkan anak atau bayi yang terkena diare dari anak atau bayi lain sebisa mungkin, sampai diare berhenti.              

 TANDA-TANDADEHIDRASI

Derajatdehidrasi dinilai dari tanda dan gejala yang menggambarkan kehilangan cairantubuh.
Pada tahap awal, yang ada hanya mulut kering dan rasa haus. Seiringmeningkatnya dehidrasi, muncul tanda-tanda seperti: meningkatnya rasa haus,gelisah, elastisitas (turgor) kulit berkurang, membran mukosa kering, matatampak cekung, ubun-ubun mencekung (pada bayi), dan tidak adanya air matasekalipun menangis keras.

Dehidrasi minimal atautanpa dehidrasi (kehilangan < 3% cairan tubuh)

  • Status mental: baik, waspada
  • Rasa haus: minum baik, mungkin menolak cairan
  • Denyut nadi: normal
  • Kualitas kecukupan isi nadi: normal
  • Pernapasan: normal
  • Mata: normal
  • Air mata: ada
  • Mulut dan lidah: lembap (basah)
  • Elastisitas kulit: cepat kembali setelah dicubit
  • Pengisian kapiler darah: normal
  • Suhu lengan dan tungkai: hangat
  • Produksi urin: normal sampai berkurang

Dehidrasi ringansampai sedang (kehilangan 3 – 9% cairan tubuh)

  • Status mental: normal, lesu, atau rewel
  • Rasa haus: haus dan ingin minum terus
  • Denyut nadi: normal sampai meningkat
  • Kualitas kecukupan isi nadi: normal sampai berkurang
  • Pernapasan: normal; cepat
  • Mata: agak cekung
  • Air mata: berkurang
  • Mulut dan lidah: kering
  • Elastisitas kulit: kembali sebelum 2 detik
  • Pengisian kapiler darah: memanjang (lama)
  • Suhu lengan dan tungkai: dingin
  • Produksi urin: berkurang

 Dehidrasi berat(kehilangan > 9% cairan tubuh)

  • Status mental: lesu, sampai tidak sadar
  • Rasa haus: minum sangat sedikit, sampai tidak bisa minum
  • Denyut nadi: meningkat, sampai melemah pada keadaan berat
  • Kualitas kecukupan isi nadi: lemah, sampai tidak teraba
  • Pernapasan: dalam
  • Mata: sangat cekung
  • Air mata: tidak ada
  • Mulut dan lidah: pecah-pecah
  • Elastisitas kulit: kembali setelah 2 detik
  • Pengisian kapiler darah: memanjang (lama), minimal
  • Suhu lengan dan tungkai: dingin, biru
  • Produksi urin: minimal (sangat sedikit)

PENANGANAN DI RUMAH

a. Pemberian makanan bayi

Jikaibu menyusui, ASI terus diberikan dan diberikan lebih sering. Bayi dengan susuformula boleh diberikan cairan rehidrasi oral selama 12 jam pertama, setelahitu dilanjutkan dengan pemberian susu formula lebih sedikit dari jumlah yangbiasa diberikan, namun diberikan lebihsering.               

b. Cairan Rehidrasi Oral (CRO)/Clear fluid

Anakdengan diare harus terus minum CRO atau clear fluid. CRO yang kita kenalbisanya oralit (dalam bentuk kantung sachet dengan atau tanpa rasa tambahan)atau CRO khusus anak (yang tersedia dalam kemasan botol plastik dengan anekarasa). Cairan tersebut dapat dibeli di apotek atau toko obat, tapi bila tidaktersedia dapat diberikan CRO lain seperti yang disebutkan di bawah ini. Untukbayi hingga usia sembilan bulan, pembuatan CRO harus menggunakan air mendidihyang telah didinginkan.

CRO                                                                  CARAMEMBUAT                  
Oralit                                        Satu sachet dilarutkandengan dua gelas (400 ml) air siapa digunakan
CRO khusus anak (kemasan botol     Larutan gula  Satu sendok makan guladilarutkan dengan dua gelas (200 ml) air
Limun (bukan yang rendah kalori)      Satu gelas limundilarutkan dgn 4 gelas (800mL) air
JusBuah                                            Satugelas jus dilarutkan dengan empat gelas (800 ml) air

PERHATIAN:Minuman mengandung gula harus diencerkan, karena terlalu banyak gula pada bayikecil dapat memperberat diare.

PEMBERIAN CROBERDASARKAN BERAT DAN DERAJAT DEHIDRASI

 

MAKANAN

Anakawalnya akan menolak bila diberi makan. Hal ini bukan masalah selama CRO tetapdiberikan. Anak dapat diberikan makanan apa saja yang mereka suka, dan berikansetiap kali mereka ingin makan, dan jenis makanan tidak dibatasi. Anak tidakboleh berhenti makan lebih dari 24 jam.

KE RUMAH SAKIT BILA

  • Anak  tidak mau minum dan tetap muntah dan diare.
  • Anak dengan diare yang sangat banyak (8-10 kali atau 2-3 kali diare dalam jumlah yang banyak), atau diare berlangsung lebih dari sepuluh hari.
  • Anak muntah terus-menerus dan tidak bisa menerima asupan cairan.
  • Anak dengan gejala dehidrasi yaitu TIDAK/JARANG KENCING, PUCAT, BERAT BADAN TURUN, KAKI DAN TANGAN DINGIN, MATA CEKUNG, ATAU SUSAH BANGUN.
  • Anak dengan sakit perut hebat.atau Orangtua khawatir dengan alasan apapun.

 DIARE DANMENYUSUI

Meningkatkanupaya menyusui dengan ASI pada bayi sampai usia 6 bulan dapat menyelamatkankurang-lebih 1,5 juta bayi setiap tahunnya. Sampai dengan 55% kematian padabayi akibat penyakit diare dan infeksi saluran napas akut terjadi akibat upayamenyusui yang tidak tepat. Upaya menyusui optimal bagi kesehatan anak danpertumbuhannya adalah memberikan ASI dalam beberapa jam setelah melahirkan, ASIeksklusif selama enam bulan, memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) padawaktunya dengan makanan yang tepat, serta meneruskan memberikan ASI sampai umurdua tahun atau lebih.

Selamaenam bulan pertama, bayi harus diberikan ASI eksklusif. Hal ini berarti bahwabayi yang sehat hanya menerima ASI, dan tidak ada cairan lain termasuk airputih, teh, jus, dan susu formula. Bayi yang diberikan ASI secara eksklusiflebih jarang mengalami diare atau mengalami kematian akibatnya, dibandingkanbayi yang tdak mendapatkan ASI, atau mendapatkan ASI tidak eksklusif.Memberikan ASI juga melindungi bayi dari risiko alergi, dan infeksi lainseperti penumonia.

Jikatidak memungkinkan memberikan ASI, susu sapi atau susu formula sebaiknyadiberikan menggunakan cangkir. Hal ini mungkin sekalipun terhadap bayi kecil.Botol susu jangan digunakan karena sukar dibersihkan dan dengan mudah membawaorganisme yang menyebabkan diare.

Risikolain juga terjadi pada bayi yang mulai mendapatkan MPASI. Hal ini dikarenakanpotensi kuman yang terdapat dalam makanan, dan kehilangan perlindungan dari ASIyang memiliki potensi anti infeksi. Untuk itu perlu mempersiapkan makananbergizi, dan higienis dalam penyajiannya.

Sumber data:

Dikutip dari guidelineRoyal Children Hospital Australia: http://www.rch.org.au/kidsinfo/factsheet.cfm?doc_id=5353   Dan referensi dari WHO, juga www.guideline.gov,serta  informasi penting mengenai diaredari WHO (Badan Kesehatan Dunia),maupun dari Farian Sakinah (Ian) dan Arifianto(Apin)

Last Updated on Tuesday, 12 October 2010 12:45

ASK PHARMACIST

Rubrik ini diasuh oleh Kimia Farma Apotek. Untuk mengirim pertanyaan seputar kesehatan & obat, klik disini
Pertanyaan :

RESEP ONLINE

JURNAL KESEHATAN

Catat histori medikasi & kesehatan Anda sebagai referensi pengobatan ke depan klik disini

You are here:   HomeHealth InfoKesehatan KeluargaDiare Pada Bayi

LAYANAN PELANGGAN

021 3857245 ext.120

0856.185.8005 (SMS only)

care@kimiafarmaapotek.com

NEWSLETTER

Daftar disini untuk mendapatkan informasi promo dan update dari KFA