Kimia Farma Gelontorkan Rp 150 Miliar Tambah Apotek Baru

Tuesday, 10 January 2012 01:28 Admin Istrator
Print PDF

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berencana menambah modal Rp 150 miliar kepada salah satu anak usahanya, PT Kimia Farma Apotek. Selain meningkatkan kualitas apotek yang sudah ada, tambahan modal juga akan digunakan untuk membangun apotek dan sejumlah klinik baru di seluruh Indonesia.

“Tambahan permodalan yang Rp 150 miliar akan digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan apotek yang ada, menambah apotek dan klinik,” ujar Dirut PT Kimia Farma Tbk M Syamsul Arifin dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (8/1/2012).

KAEF akan mengembangkan One Stop Healthcare Solution (OSHcS) yang merupakan satu layanan yang diperkenalkan oleh PT Kimia Farma Apotek kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan kesehatan terpadu, yakni konsep layanan yang lebih berorientasi kepada pasien (patient oriented) dengan memberikan jasa kefarmasian dan solusi jasa kesehatan terkait.

“Kita tidak hanya ingin sekedar menjual obat-obatan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan yang lengkap mulai dari dokter umum, dokter spesialis, laboratorium klinik dan kebutuhan layanan kesehatan lainnya. Semuanya cukup di satu tempat,” jelas Syamsul.

Menurutnya, pengembangan layanan kesehatan terpadu diawali di Cilegon yang merupakan prototipe yang akan dikembangkan di banyak kota sebagai bagian dari upaya perseroan memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

Dalam membangun layanan kesehatan terpadu, PT Kimia Farma Tbk menjalin kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang membantu dalam penyediaan tenaga dokter. PT Kimia Farma Tbk juga menjalin kerja sama dengan PT Telkom Tbk untuk menyedia jaringan.

Di tempat yang sama, Direktur PT Kimia Farma Apotek, Imam Fathorrahman menambahkan bahwa prototipe layanan kesehatan terpadu yang dibangun di Cilegon akan dibangun di beberapa kota besar lainnya. Beberapa kota siap dikembangkan, diantaranya, Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Malang, Bogor, Makasar, Cirebon dan banyak kota-kota besar lainnya.

“Tahun ini, kita akan bangun sebanyak 20 layanan kesehatan terpadu di beberapa kota besar lainnya,” imbuh Imam.

Menurutnya, selain membangun 20 layanan kesehatan terpadu, manajemen Kimia Farma Apotek juga akan menambah 50 unit apotek baru dari 406 apotek yang telah ada serta membangun klinik-klinik baru di sejumlah kota.

Sementara terkait dengan rencana ekspansi pengembangan apotek ke Malaysia, Imam mengatakan saat ini prosesnya hampir rampung. Untuk tahap awal, pihaknya akan membangun tiga unit apotek dengan menggandeng mitra kerja di sana.

“Mudah-mudahan Juli 2012, apotek di Malaysia sudah bisa operasional,” kata Imam.

Khusus untuk investasi layanan kesehatan terpadu, Imam mengatakan bahwa investasi yang dibutuhkan tidak terlalu besar karena memanfaatkan properti yang telah dimiliki KAEF.

“Kita kan hanya meng-improve apotek yang sudah ada. Mungkin satu unit layanan kesehatan terpadu hanya butuh tambahan investasi sekitar Rp 300-400 juta,” tambahnya.

Imam mengatakan dengan tambahan investasi yang dilakukan PT Kimia Farma sebagai induk usaha, akan meningkatkan pendapatan maupun laba bersih yang dihimpun KFA. “Untuk semester I 2012, mungkin belum. Pengaruh ke pendapatan mulai di semester II 2012,” katanya.

Sepanjang 2012, KAEF mentargetkan pendapatan sebesar Rp 2 triliun dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 50 miliar, naik dibanding perkiraan realisasi pendapatan sebesar Rp 1,7 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 30 miliar tahun 2011.

Naiknya pendapatan di Kimia Farma Apotek, akan mendorong kinerja di induk usaha. Tahun 2012, PT Kimia Farma Tbk berharap bisa membukukan pendapatan sekitar Rp 4 triliun dengan laba bersih di kisaran Rp 220 miliar.

Saat ditanya realisasi pendapatan 2011, Syamsul mengatakan perseroan mentargetkan pendapatan Rp 3,3 triliun dengan laba bersih Rp 165 miliar. “Saat ini masih dalam tahapan proses audit. Tapi, kita optimis realisasi pendapatan dan laba bersih tahun 2011 jauh di atas yang ditargetkan,” katanya.


Sumber Data : DetikFinance

Last Updated on Monday, 28 January 2013 06:54

ASK PHARMACIST

Rubrik ini diasuh oleh Kimia Farma Apotek. Untuk mengirim pertanyaan seputar kesehatan & obat, klik disini
Pertanyaan :

RESEP ONLINE

JURNAL KESEHATAN

Catat histori medikasi & kesehatan Anda sebagai referensi pengobatan ke depan klik disini

You are here:   HomeBeritaKimia Farma Gelontorkan Rp 150 Miliar Tambah Apotek Baru

LAYANAN PELANGGAN

021 3857245 ext.120

0856.185.8005 (SMS only)

care@kimiafarmaapotek.com

NEWSLETTER

Daftar disini untuk mendapatkan informasi promo dan update dari KFA